kayanya gw sering postinghal2 yg ga penting deh. maklum. lagi ga ada kerjaan. mengertilah diriku??? 
.
gw pengen menguraikan sedikit uneg2 dihati ajah..
.
lagi2 masalah personality. sebagai seorang dgn tipikal melankolis yg cukup dominan, gw tipikal orang yg sangat mudah depresi. dari smua personality, katanya tipikal melow emang rentan bgt ma namanya depresi.
.
mengapa? karena merena suka mikir tlalu jauh, mikirin hal yg ga penting . ga perlu, pengen semua bjalan sesuai harapannya, perfeksionis, perasaan ga stabil n ga nentu etc. karena memandang sutu hal dgn sangat detil n suka menganalisis, bahkan cenderung negatif, orang melan sering terserang rasa pesimis.
.
satu sisi, org melow tu bagus juga..
oh iya…kata temen gw..tipikal melow tu paling banyak kelebihannya, tapi paling byk juga kejelekkannya. ha3x.
.
menurud gw, segala sesuatu musti seimbang..
sisi analitik, detil, mikir jauh ke depan, megnerjakan sesuatu dgn sempurna org melan tu bagus. jika pada takaran yg benar. utk sampai kpd titik dgn takaran yg pas itu, butuh proses.
.
kembali ke topik..
jika gw itung2 hari gw selama ini…
byk waktu gw yg habis karena depresi ato stress. sejak tingkat 1 tu. biasanya gw mencoba mencari jalan keliar dgn bpikir keras, bdoa, puasa, baca Firman, denger kotbah, searching internet artikel rohani,cari buku rohani etc. pokoke berusaha mati2an deh. tapi banyak titik dimana gw lama .ga dapatkan jawaban n akhirnya stress memuncak (meskipun biasanya Tuhan selalu memberi pencerahan). larinya…u know..meratapi nasib, tidur, makan, n mengurung diri. kebiasaan jelek sih. buka kartu nih!! (:-P) akibat berpikir tlalu keras, ga bisa tidursampe pagi, paginya malah tidur. benar2 gaya hidup yg buruk.bikin badan makin ancur, madesu!!!
.
akhir2 ini gw memulai kebiasaan bru. curhat ke temen. gw ga bilang itu salah loh. hal itu gw galakkan u belajar melihat sudut pandang orang lain. tapi sering juga condong jadi kompromi (biasanya gw paling ga bisa kompromi)..
yah…proseslah…
.
tapi masih ada satu akar yg belom ketemu
dan itu adalah easygoing..
.
gw punya tmen yg menurud gw easygoing banget. sekali lagi. seimbang. easygoing dlm pengertian yg positif loh..
dulu gw mikir, orang easygoing tuh ga btanggung jawab n ga punya visi dalam hidup. gw sering merasa bsalah jika tidak memikirkan banyak hal. apalagi klo easygoing. seakan2 gw mngabaikan n ga peduli thadap sesuatu hal yg penting.
.
kemarin, mungkin sekitar 2-3 bulan yg lalu, temen gw cerita ttg bahaya stree. panjang ceritanya. ga usah diceritain semua.
.
sebgai seorag yg bpikir ke depan, pegnen segalanya bjalan sesuai rencana, punya impian, n target oriented, gw merasa sangat tpukul dgn segala sesuatu hal yg diluar kendali, lambat, n tidak semestinya ( blaku pada kebanyakan orang).
.
akibatnya…gw stress berat, cepat marah, makan terus, gendut, tidur terus, cari pelarian yg salah, n yg paling penting…stress melumpuhkan gw.
.
awalnya gw mikir, dgn segala yg tjadi diluar rencana gw, waktu gw tbuang dgn percuma. karena banyak hal yg ingin gw kejar. gw kalah start. mulai menggerutu n menyalahkan apa yg tjadi (tanda2 orang ga dewasa ni)
.
tapi jika gw perhatikan efektifitas hidup gw dibawah stress, malah makin buruk. karena gw ga bisa melakukan apa2. benar2 membuat gw lumpuh. ga produktif. parah ga??
.
memikirkan hal tsbt, gw bilang ke Tuhan
‘ Tuhan…aku ga mau lagi stress”
.
stress cuma nambah penyakit, melumpuhkan kreatifitas, melemahkan stamina tbuh, membuat wajah tidak bercahaya, orang jadi ga suka ngeliat kita, tlalu serius, dll..
.’seharusnya didalm kondisi diluar kehendak kita, kita bisa menggunakan waktu u memikirkan hal2 lain, ato malah memproduksi hal2 lain.
.
sebagai info..kemarin gw baca referensi buku..katanya lebih byk hal yg akan tjadi diluar kendali kita. jadi belajarlah mngucap syukur.
mungkin belum bisa dikatakan menang 100%
tapi ini yg gw dapat dari hasil kontemplasi gw..
.
waktu itu milik Tuhan. promosi milik Tuhan. waktu Tuhan tidak bicara soal ‘waktu’ (jam, hari, tahun, etc), tapi sesuatu yg ilahi (susah neranginnya. yg jelas, waktu Tuhan tu bicara ttg titik dimana Tuhan pandang layak u melakukan sesuatu. untuk sampai pada titik layak itu, mesti ada pembentukan/proses). Dia Allah atas waktu.
.
jadi sebenarnya berapa lama kita sampai kepada suatu titik yg jadi impian kita bukan pada ‘ke-agresif-an’ kita, tapi pada kemauan kita untuk dibentuk. klo keras kepala n bandel yah…makin lama sampe-nya. gw ga bilang kita jangan agresif loh. gw pernah baca buku. penulisnya kasi contoh gimana membuat saaran2 yg agresif dlm hidup. bagi gw itu’ waw’, sangat agresif. dan itu perlu. disitulah pentingnya memiliki karakter yg detil, rinci, bpikir ke depan n organized-nya melan. yg penting..harus diserahkan kepada Tuhan smua rencana n sasaran itu.
.
mudah aja bagi Tuhan mempromosikan anak-Nya. tidak ada dimensi waktu sperti yg kita pikirkan (emang mikirnya sama gitu?). yg penting milikilah hati yang mau berubah sesuai kehendak-Nya..
.
merenungkan hal tersebut. gw belajar untuk menyerahkan semua keresahan gw masalah waktu. dengan demikian, stress gw berkurang tegangannya. ( hati2..tegangan yg tinggi bbahaya cepat tua)
.
gw juga merenung..just like what i did when i chose my major. dgn gaya ‘ keras kepala’ gw. bkata kepada Tuhan..
.
‘pokoknya aku gamau tauk.Tuhan yag tanggung jawab. aku ga peduli!!!’
‘
yup…sejak gw memutuskan u ikut Tuhan..artinya hidup gw emang udah di tangan ‘ Sang Penjunan’. mau diapain juga. yah…terserah Dia. yg jelas..ujungnya ‘Happy ending’. apapun yang akan terjasi, seburuk apapun, separah apapun, berapa banyakpun kesalahan yg pernah gw lakuin, endingnnya udah ada. Happy ending.
‘
itu udah jadi tanggung jawabNya. membawa kita kemana Dia mau.
yang jelas, milikilah hati yg mau dibentuk, dan hati yg mengucap syukur pada Tuhan.
hal tsebut benar2 mebuka mata gw. meski gw juga harus jujur bahwa belom 100% stress gw ilang.
masih banyak kebenaran2 yg gw ingin kejar membebaskan gw dari ketertekanan gw.
beberapa hal yg menerud gw jadi masalah penting adalah pemulihan gmabar diri. gambar diri/konsep diri yg salah juga mempengaruhi seseorang mudah stress.
tapi yang jelas, terbukanya kebenaran tsbt mengakibatkan gw jadi bisa berpikir lebih jernih. karena gw mulai bpikir easygoing. Dia yg bertanggung jawab. gw mulai bisa melakukan aktfitas lain. meski dibawah tekanan. tanpa bharap semua harus sesempurna/seideal yg pernah gw standardkan.
.
gw juga mulai mngubah cara bpikir gw, bahwa hal2 yg selama ini bagi gw ga penting n ‘ tidak besar’ menjadi penting n ‘ kesempatan u jadi besar’. itu yg menyebabkan gw ga ngotot lagi mendapatkan suatu hal dlm waktu yg relatif ‘ cepat’. misalnya bisa terjun ke aor n salto di air pd saat itu juga seperti yg gw ceritain diposting an sebelum2nya. mungkin klo gw paksain, bisa cedera ato sakit. ato melakukan program diet dgn cara instan yg bbahaya.
.
karena bpikir easygoing. tapi tetep pada takaran yg tepat, dimana gw juga tetap pegnen agresif n gigih n cepat menangkap peluang yg suka lewat seperti kilat.
.
jadi kesimpulan yg gw tangkep disini adalah bahwa easygoing yg benar tu adalah suatu sikap yg percaya kepada Tuhan dgn sepenuhnya. dan itu membuat kita rest in peace. orang yg stress/depresi itu adalah orang yg mengandalkan kekuatannya sendiri. mencari jalan dgn kemampuan bpikirnya.
.
so…carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenaranNya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu
wuihhh….postingan tpanjang selama ini…